Menikah di depan jenazah?
August 6th, 2009
Kemarin malam tidak sengaja nonton putri mbah surip (Resia namanya) melangsungkan akad nikah di depan jenazah ayahnya.
Saya tidak terlalu suka menyaksikan tayangan itu, makanya langsung ganti channel.
Padahal dulu saya juga nyaris melakukan itu. Alhamdulillah batal, karena insyaallah, menikah di depan jenazah memang bukan sesuatu yang pantas dilakukan.
Apalagi Si Resia jatuh pingsan usai akad nikah. Tak ada senyum atau nuansa kebahagiaan.
Justru keributan. Masalah: keluarga berusaha menyadarkan Si Resia, dan jenazah Mbah Surip jadi lebih lama dikubur.
Padahal untuk apa semua masalah itu? Hanya agar Mbah Surip alm bisa ikut “menyaksikan” pernikahan anaknya.
Betapa tak eloknya. Sekaligus kasihan. Read the rest of this entry »