Kisah Bush dilempar sepatu


[sumber: flickr photos by intellectual crime]

Salah satu berita paling hangat beberapa hari lalu, apalagi kalau bukan tentang Presiden Bush yang dilempar sepatu. ;)

Banyak sekali info di internet tentang hal ini. Sampai bikin mata pusing. Too much information.

Salah satu situs berita yang menurut saya paling komplit merekam kasus ini adalah The Huffington Post.

Mereka membuat satu halaman khusus untuk Muntadhar al-Zaidi (si pelempar sepatu) dengan link dari berbagai sumber.

Kalau Anda berminat mengetahui lebih detil mengenai kasus pelemparan sepatu ini, saya rekomen halaman itu sebagai tempat pertama (jangan lupa klik Tag untuk menelusuri berbagai artikel terkait).

Beberapa informasi menarik di sana antara lain:

  • al-Zaidi sangat membenci okupansi Amerika sampai ia berkata baru akan menikah setelah Amerika pergi dari Irak.
  • al-Zaidi mendapat begitu banyak perhatian sampai entri khusus tentang dirinya sudah ada di Wikipedia.
  • Sudah ada halaman facebook untuk al-Zaidi dengan jumlah fan mencapai 1066 orang (saat postingan ini ditulis)
  • Kakak kandungnya, Dargham, menduga adiknya dipukuli dalam tahanan. Dilaporkan lengan dan tulang rusuk al-Zaidi patah.
  • al-Zaidi sudah bertemu hakim. Tapi saat keluarganya mendatangi pengadilan, ternyata yang terjadi adalah hakim mendatangi al-Zaidi di selnya. Keluarga makin yakin al-Zaidi tidak bisa didatangkan ke pengadilan karena babak belur dihajar di tahanan.
  • Hukuman maksimal yang bisa dijatuhkan kepadanya adalah 15 tahun penjara.

Kasus shoegate ini juga melebar ke wilayah game. Saat ini setahu saya ada empat game flash bertema Bush dilempar sepatu. Yakni di sini, di sini, dan di sini.

Salah satu produsen game itu, perusahaan T-enterprise, bahkan membuat game flash ini kurang dari 24 jam pasca pelemparan. Dalam wawancara dengan The Telegraph, salah satu eksekutifnya berkata,

Kalau Anda menyaksikan videonya, Secret Service baru bergerak melindungi Presiden Bush seteIah sepatu kedua dilempar,” kata Said Christi, managing director T-Enterprise, perusahaan asal Glasgow di balik game ini. “Kami berharap para agen akan menggunakan game ini sebagai alat bantu untuk serangan sepatu di masa depan terhadap para pemimpin dunia.”

:lol:

Ups, baru tiga situs ya?

Game keempat berada di sini. Berbahasa Prancis, dan dibuat oleh pribadi. Tapi menurut saya ini game yang paling lucu. ;)

Kalau Anda tertarik mengikuti perkembangan shoegate di wilayah game, animasi dan lain-lain yang lucu-lucu yang jumlahnya terus bertambah, termasuk animasi lucu berjudul Bush Matrix Style animation, sebagai studi awal Anda sebaiknya membaca ini dan ini.

Selain game flash, kasus shoegate ini juga melebar ke wilayah desain kaos. Berikut contoh desainnya.

Disebut “cowboy-ninja” karena Bush berasal dari Texas (cowboy) tapi memiliki kegesitan seperti ninja. Buktinya dilempar sepatu ga kena.

Read more

Traitor

I watched Traitor a few days ago and must admit I’m impressed. It seems Hollywood managed to upgrade their perspective about Islam –which seldom happens.

Traitor is what we can call a post-9/11 movie. We have muslims, a terrorist group, and FBI trying to stop a massive suicide attacks on US soil.

Very Hollywood-ish, heh?

But it’s different from other post-9/11 movies, such as The Kingdom (pretty lame), In The Valley of Elah (good), Lion for Lambs (lame), or Body of Lies (very entertaining).

Traitor tries to, at least to some extend, break the negative stereotype about muslim in the west. It tries to show that Islam has been hijacked by extremists –a simple fact ignorant westerners might choke down with difficulty.

General Info
Director: Jeffrey Nachmanoff (The Day After Tomorrow, writer)
Story: Steve Martin
Starring: Don Cheadle, Guy Pearce, Said Taghamaoui
Release date: August 27, 2008
Running time: 114 minutes

The Story (dont worry, no spoiler. Well not much, I guess)

Read more

Hayamwuruk belum mati


(Cover majalah Hayamwuruk Des 2008 -dok HW)

Barusan saya dapat email kalau Hayamwuruk telah terbit. Alhamdulillah. Ia belum mati ternyata.

Hayamwuruk, beken disebut HW, adalah majalah mahasiswa Fakultas Sastra, Universitas Diponegoro. Majalah ini sempat ‘mati suri’ selama 4 tahun sebelum akhirnya, minggu kemarin, terbit.

Saya dulu aktif di sana, dari tahun 1996-2003. Tujuh tahun. Dari mahasiswa baru yang culun dan guoblok, terus jadi reporter, sampai akhirnya jadi pemred yang berkuasa (dan semena-mena tentu) terhadap para junior. :)

Read more

Copyright © basfinsiregar

Built on Notes Blog Core
Powered by WordPress